
Kupang 15 November 2025, — Badan Diakonat Klasis Kota Kupang bekerja sama dengan BPR TLM menyelenggarakan Pelatihan Usaha Mikro dan Kecil Menegah (UMKM) Jemaat bagi warga GMIT di wilayah Klasis Kota Kupang. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat kapasitas ekonomi jemaat serta mendorong kemandirian usaha di lingkungan gereja.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Majelis Klasis Kota Kupang (Pdt. Delviana K. Poych – Snae, S.Th, M.Pd.K), yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Badan Diakonat Klasis dan BPR TLM atas inisiatif membangun ekosistem pemberdayaan ekonomi jemaat melalui pelatihan yang terarah dan praktis.

Sebagai mitra kerja, Direktur Utama BPR TLM, Bpk. Robert P. Fanggidae, SE, hadir sekaligus menjadi narasumber utama dengan materi Manajemen Usaha. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya pengelolaan usaha yang terukur, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, serta keberanian untuk berinovasi di tengah tuntutan pasar yang dinamis.
Materi berikutnya dibawakan oleh Bpk. Zacharias Yezua Matias Therik yang mengupas strategi Marketing Digital, khususnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi murah dan efektif bagi pelaku UMKM gereja.
Dukungan lintas instansi juga tampak melalui kehadiran narasumber dari BPOM, Ibu Yovita Kewa, yang menjelaskan prosedur dan ketentuan izin edar bagi produk makanan maupun minuman. Selain itu, Ibu Penina N. A. Lauata dari Dinas DPMPTSP Kota Kupang memberikan sosialisasi terkait OSS–RBA, yaitu sistem perizinan berusaha berbasis risiko yang wajib dipahami oleh setiap pelaku usaha.
Sesi berikutnya dibawakan oleh Bpk. Achmad Alkatiri, S.Ag. dari Departemen Agama Kota Kupang mengenai regulasi dan tahapan pengurusan Sertifikasi Halal, yang kini menjadi persyaratan penting untuk memperluas pasar dan meningkatkan kepercayaan konsumen.

Direktur Utama BPR TLM

Marketing Digital

Dinas DPMPTSP

DEPAG Kota Kupang


BPOM
Peserta pelatihan terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian materi. Panitia dalam hal ini bekerja sama dengan BPR TLM juga menyiapkan hadiah menarik bagi peserta yang aktif bertanya, sebagai bentuk motivasi agar pelatihan berlangsung interaktif dan memberi dampak nyata bagi peningkatan kapasitas usaha jemaat.
Melalui kegiatan ini, Klasis Kota Kupang berharap semakin banyak pelaku UMKM jemaat GMIT yang memiliki usaha berdaya saing, legal, dan mampu berkembang secara berkelanjutan untuk mendukung kesejahteraan keluarga dan pelayanan gereja.








