
Kupang, 29 Oktober 2025 – Dalam upaya memperkuat sistem pelayanan berbasis data dan meningkatkan efektivitas perencanaan program gerejawi, Majelis Klasis Kota Kupang mengadakan pertemuan bersama BADAN PERENCANAAN, PENELITIAN, PENGEMBANGAN PELAYANAN KLASIS (BP4K) dan BADAN PERTIMBANGAN PENGAWASAN PELAYANAN KLASIS (BP3K). Pertemuan ini difokuskan pada presentasi dan pengenalan Aplikasi SI-SABDA, yang akan digunakan sebagai sarana digital untuk menginput dan memutakhirkan data jemaat di seluruh wilayah pelayanan Klasis Kota Kupang.
Melalui aplikasi SI-SABDA, setiap jemaat diharapkan dapat secara mandiri melakukan pendataan anggota jemaat, tenaga pelayan, kegiatan pelayanan, dan program pelayanan, yang kemudian akan terintegrasi ke dalam sistem database Klasis Kota Kupang secara menyeluruh.

Dalam pertemuan tersebut, BP4K menegaskan bahwa keakuratan dan kelengkapan data jemaat sangat penting sebagai dasar untuk menyusun program pelayanan yang lebih kontekstual dan tepat sasaran. Data yang valid akan membantu Klasis dan Sinode memahami perkembangan jumlah anggota jemaat GMIT, tren kenaikan atau penurunan keanggotaan, serta kebutuhan riil pelayanan di lapangan.
BP3K yang turut hadir dalam pertemuan ini memberikan dukungan penuh terhadap penggunaan SI-SABDA sebagai langkah maju Klasis Kota Kupang menuju digitalisasi pelayanan gereja. Melalui data yang terintegrasi, gereja dapat melakukan analisis dan mengambil kebijakan pelayanan yang lebih strategis, adaptif, dan berdampak langsung bagi kehidupan warga jemaat.

Ketua Majelis Klasis Kota Kupang dalam arahannya menyampaikan bahwa penggunaan aplikasi SI-SABDA menjadi bagian dari transformasi pelayanan GMIT di era digital, sekaligus membantu klasis dalam melakukan pemantauan, evaluasi, dan perencanaan program pelayanan (PPT) secara lebih efisien.
“Melalui SI-SABDA, kita bisa melihat dengan jelas potret pelayanan GMIT di wilayah Klasis Kota Kupang. Data yang akurat akan menjadi dasar pengambilan keputusan dan perencanaan program yang menyentuh kehidupan jemaat secara nyata,” ungkap Ketua Majelis Klasis.
Hasil dari pertemuan ini juga menegaskan pentingnya dukungan seluruh jemaat di wilayah Klasis Kota Kupang untuk segera melakukan pendataan dan input data jemaat ke dalam sistem SI-SABDA, dengan koordinasi langsung bersama tim klasis.
Majelis Klasis Kota Kupang berharap, kehadiran SI-SABDA bukan hanya mempermudah administrasi gereja, tetapi juga menjadi alat pelayanan yang meneguhkan iman dan memperkuat kesatuan tubuh Kristus melalui pelayanan yang terukur, terencana, dan berdampak.




